MUSYAWARAH MASYARAKAT KALURAHAN (MMK I) OLEH MAHASISWA PRODI DIII KEBIDANAN UNIVERSITAS ALMA ATA DI DUSUN GUNUNG POLO, SEDAYU, BANTUL

MUSYAWARAH MASYARAKAT KALURAHAN (MMK I) OLEH MAHASISWA PRODI DIII KEBIDANAN UNIVERSITAS ALMA ATA DI DUSUN GUNUNG POLO, SEDAYU, BANTUL

+

Oleh : Lia Dian Ayuningrum, S. ST., M.Tr.keb

Prodi DIII Kebidanan Alma Ata – Prodi DIII Kebidanan Universitas Alma Ata (UAA) melakukan Praktik Kebidanan Komunitas di Gunung Polo, Sedayu, Bantul terhitung mulai dari 7 Maret-9 April 2022. Kegiatan ini merupakan bentuk praktik kebidanan yang sekaligus melakukan pengabdian kepada masyarakat di Gunung Polo. Serangkaian kegiatan ini dimulai dengan kegiatan Musyawarah Masyarakat Kalurahan I (MMK 1) yang dilaksanakan pada Senin malam, 7 Maret 2022 di Rumah Data Gunung Polo. MMK I ini dihadiri oleh Bapak Tugiran selaku Kepala Dukuh Gunung Polo, Ibu Asri Giyatiningsih, S. Tr. Keb selaku bidan pembimbing lapangan dusun Gunung Polo,  Bapak Yoyok Prasetyo, SKM selaku koordinator program promkes puskesmas Sedayu II serta dosen pembimbing akademik Ibu Claudia Banowati S, S.ST., M.Kes yang hadir langsung ke lokasi dan Ibu Fatimah, S.SiT.,M.Kes yang menghadiri secara daring. Kegiatan ini juga dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, kader dan ketua karang taruna.

Kegiatan MMK I berlangsung lancar dan sesuai dengan namanya, yaitu musyawarah, maka musyawarah tersebut terasa hidup dengan diskusi antara tamu undangan yang hadir dan 5 mahasiswa Prodi DIII Kebidanan yang terlibat dalam Praktik Kebidanan Komunitas tersebut. Kepala Dusun, Bapak Tugiran menyampaikan bahwa mahasiswa diterima dengan baik di Dusun Gunung Polo, beliau mempersilahkan mahasiswa untuk berkontribusi kepada Gunung Polo selama 1 bulan ini dengan tetap mematuhi peraturan norma dan etika yang berada di Gunung Polo, serta tak lupa tetap protokol kesehatan. Ibu Asri pun mengimbuhkan pada acara MMK I tersebut, mahasiwa akan mengkaji 20 KK prioritas yang di dalamnya terdapat ibu hamil/ibu nifas/bayi/balita/remaja/pasangan usia subur. Hal ini dilakukan karena fokus mahasiswa adalah ranah kebidanan.

Mahasiswa juga akan menjalankan program yang sudah diprioritaskan Puskesmas Sedayu 2 tentang Posyandu Remaja yaitu persiapan remaja sehat bebas anemia, bebas KEK dan penyakit lainnya sebelum ke jenjang pernikahan atau persiapan kehamilan agar outcome baik ibu maupun bayi sehat secara jasmani dan rohani, sehat lahir dan batin (tutur Pak Yoyok  selaku Koordinator Program Promkes Puskesmas Sedayu 2)

Prodi DIII Kebidanan UAA dengan status akreditasi “A” memiliki ikhtiar akan lebih memajukan perkembangan pengetahuan dan kesehatan kepada masyarakat, maka dengan adanya kegiatan Praktik Kebidanan Komunitas ini, mahasiswa memiki peran untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat kepada masyarakat sehingga mampu berkontribusi pada kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia.