Waspada Psikomosomatik akibat Pemberitaan COVID-19

Waspada Psikomosomatik akibat Pemberitaan COVID-19

Psikosomatik merupakan keadaan dimana pikiran memengaruhi tubuh terutama kesehatan. Semakin
banyak berita tentang penyakit yang disebabkan oleh Virus Corona atau COVID-19, masyarakat luas akan
semakin panik, khawatir, cemas dan takut. Gejala psikosomatis antara lain sakit kepala, gemetar,
jantung berdebar-debar, nafas cepat seperti sesak nafas dan pada akhirnya muncul tentang mengasumsikan dirinya
juga mengalami hal (penyakit) yang baru saja didengar atau dibaca melalui media massa seperti Virus Corona ini.
Jumlah kasus penderita yang Positif (Covid-19) semakin meningkat setiap harinya dan hal ini beriringan dengan kasus kematian yang juga semakin banyak daripada yang sembuh.

Kondisi inilah yang semakin memicu masyarakat menjadi semakin takut yang dapat menimbulkan gejala psikosomatik karena adanya pelepasan adrenalin ke dalam pembuluh darah sehingga antibody menurun.

Dengan demikian, what must we do? Hal mudah yang dapat kita lakukan adalah menjaga dan jangan sampai antibodi kita menurun dan sebaliknya kita berupaya untuk menaikkan hormone oksitosin (hormone kebahagiaan) dengan cara berfikir positif karena dengan adanya antibody yang baik dapat mengangkal adanya serangan dari luar tubuh salah satunya virus. Cara lain meninggkatkan antibody adalah pola hidup sehat dan minimalkan keluar rumah, tangkal gejala psikosomatik dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Thankyou,

I’m Fatimah, a Lecturer¬† in Midwifery Department

Source picture: detik.com