Pengabdian Masyarakat Dosen Prodi Profesi Ners di Gupak Warak

Pengabdian Masyarakat Dosen Prodi Profesi Ners di Gupak Warak

Pengabdian kepada masyarakat (pengabmas) merupakan salah satu tridarma perguruan tinggi yang harus dilaksanakan oleh dosen. Pada bulan ini tepatnya hari Jumat, 23 November 2018, dosen Prodi Ners di departemen keperawatan Anak, Maternitas dan Gerontik berkesempatan untuk melaksanakan kegiatan pengabmas di Dusun Gupak Warak, Sendangsari, Pajangan, Bantul. Pada kegiatan pengabmas ini juga dihadiri oleh 4 prodi lain di lingkungan Fikes UAA dengan harapan bahwa kegiatan ini dapat sejalan dan mendukung program GERMAS yang dicanangkan oleh pemerintah khususnya peningkatan mutu kesehatan Ibu Hamil, Balita dan Lansia.

Tema kegiatan pengabmas ini yaitu “Optimalisasi GERMAS dalam Rangka Meningkatkan Mutu Kesehatan Masyarakat Gupak Warak”. Bertempat di Aula MI Darul Ma’arif I dusun Gupak Warak, sebanyak 7 dosen Ners dan 6 mahasiswa keperawatan turut berpartisipasi dalam kegiatan pengabmas kali ini antara lain: 1) Melakukan skrining perkembangan anak balita (KPSP); 2) Pemeriksaan tekanan darah dan cek Hb pada ibu hamil; 3) Pemeriksaan tekanan darah, asam urat, kolesterol, dan GDS pada lansia dan masyarakat umum serta 4) Konseling kepada orang tua balita, ibu hamil dan lansia berdasarkan keluhan kesehatan. Kegiatan pengabmas ini dilaksanakan dari jam 13.00 sampai dengan jam 17.00 WIB, melibatkan 6 profesi kesehatan yaitu dokter, perawat, bidan, ahli gizi, apoteker dan tenaga ARS. Setiap profesi kesehatan bersama perwakilan mahasiswa di masing-masing prodi melaksanakan peran dan tanggung jawabnya dalam pelayanan kepada masyarakat Gupak Warak. Tehnis kegiatan pengabmas ini juga memberikan gambaran kepada mahasiswa tentang kegiatan inter-profesional dalam pelayanan kesehatan di masyarakat.

Pada kegiatan pengabmas ini Alhamdulillah mendapatkan respon dan antusias yang luar biasa dari masyarakat Gupak Warak dengan jumlah kehadiran peserta sebanyak 120 lansia, 60 balita, dan 20 ibu hamil. Beberapa temuan kondisi masyarakat dan masalah kesehatan antara lain masalah hipertensi dan osteoarthritis pada kelompok lansia; defisit pengetahuan orang tua tentang pemeriksaan dan stimulasi perkembangan pada anak balita; serta kurangnya informasi cara pemenuhan gizi seimbang pada ibu hamil. Dosen Ners kemudian melakukan edukasi dan konseling kesehatan pada kelompok masyarakat tersebut dengan berkolaborasi dengan profesi dokter, ahli gizi, dan apoteker. Harapannya, kelompok masyarakat tersebut secara cepat mendapatkan pelayanan kesehatan dan dapat kembali sehat seperti sediakala, serta mendapatkan informasi yang baik terkait masalah kesehatannya.

Pamong desa dan kader kesehatan Gupak Warak pun turut serta berpartisipasi dalam kegiatan ini, sehingga harapan ke depan kegiatan GERMAS semacam ini dapat secara berkelanjutan untuk dilaksanakan.
Aamiin …”SALAM GERMAS MASYARAKAT HIDUP SEHAT INDONESIA KUAT”.