Peran serta Universitas Alma Ata dalam Mensukseskan GERMAS

Peran serta Universitas Alma Ata dalam Mensukseskan GERMAS

Pada saat ini pemerintah telah berusaha untuk dapat mewujudkan Indonesia Sehat dengan adanya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Adanya perubahan pola penyakit yang terjadi di masyarakat menuntut kita untuk dapat berperilaku hidup sehat. Pada tahun 1990 penyakit menular seperti infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), tuberculosis (TBC) dan diare merupakan penyakit yang banyak ditemukan dalam fasilitas pelayanan kesehatan. Akan tetapi seiring dengan berubahnya pola perilaku masyarakat menyebabkan perubahan pola penyakit yang terjadi saat ini. Pada tahun 2015, tercatat penyakit tidak menular (PTM) menduduki peringkat tertinggi, diantaranya adalah stroke, penyakit jantung koroner (PJK), diabetes dan kanker.

Dalam mewujudkan Indonesia sehat maka diperlukan peran semua pihak dalam mendukung program pemerintah gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS). Universitas Alma Ata melalui Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan (FIKES) dan Alma Ata Medical Center (AAMC) ikut berperan aktif dalam mendukung GERMAS. Pada hari jumat, tanggal 23 November 2018 Bapak Ibu Dosen dan mahasiswa di Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan serta tenaga medis dari AAMC melakukan pelayanan dan konsultasi kesehatan di Dusun Gupakwarak, Sendangsari, Kabupaten Bantul.

Pada kegiatan GERMAS tersebut masyarakat terbagi menjadi tiga kelompok, yaitu ibu hamil dan balita, umum serta lansia. Adapun kegiatan yang dilakukan pada kegiatan tersebut adalah pemeriksaan kesehatan meliputi tanda-tanda vital, pemeriksaan kadar gula darah, pemeriksaan kadar asam urat, pemeriksaan Hemoglobin (HB), pemeriksaan status gizi, pemeriksaan lingkar perut, pemeriksaan tumbuh kembang anak bagi balita, pemeriksaan keluhan / masalah kesehatan oleh dokter sekaligus pemberian obat oleh apoteker untuk mengatasi keluhan tersebut, serta konsultasi gizi atau konsultasi ibu anak (KIA).

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu mendeteksi secara dini penyakit yang timbul di masyarakat khususnya pada ibu hamil dan melalui konsultasi gizi dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pola makan yang baik sehingga dapat mencegah terjadinya penyakit tidak menular (PTM) di masyarakat.