Tips Sehat Berpuasa bagi Ibu Menyusui

Tips Sehat Berpuasa bagi Ibu Menyusui

Puasa mempunyai banyak khasiat untuk kesehatan badan manusia. Demikian juga bagi Ibu menyusui. Ibu menyusui, boleh melaksanakan puasa apabila ibu yakin dan mampu untuk menjalaninya. Umumnya, dokter menyarankan ibu yang menyusui secara eksklusif( umur balita kurang dari 6 bulan) untuk tidak melaksanakan puasa terlebih dulu. Sebab saat menyusui secara eksklusif, Ibu menyusui secara teratur tiap 2–3 jam tanpa memahami siang serta malam sehingga bila berpuasa dapat menimbulkan bunda dehidrasi/kehilangan cairan dalam tubuh.

Tetapi, bagi Ibu yang menyusui setelah balita berumur 6 bulan serta menerima MPASI, tidak dipermasalahkan jika dapat senantiasa melaksanakan puasa di bulan Ramadhan.

Bagaimana Tips Sehat Puasa Bagi Ibu Menyusui?

a. Perhatikan Konsumsi makan Dikala Sahur

Asupan makanan serta cairan yang disantap dikala sahur adalah  cadangan nutrisi serta kalori sepanjang melaksanakan ibadah puasa.

Dikala yang sangat pas untuk penuhi kebutuhan serat dikala bulan puasa merupakan saat sahur. Buatlah hidangan santapan sahur yang dilengkapi dengan sayur serta buah. Karena isi serat banyak ada di sayur- mayur. Memadai kebutuhan serat di bulan puasa dapat menghindari bunda menyusui hadapi konstipasi. ibu dapat juga mengkonsumsi vitamin D.

b. Tangkal kehilangan cairan tubuh dengan banyak minum air

Puasa untuk bunda menyusui memanglah tidak beresiko. Tetapi, kehilangan cairan tubuh dikala menyusui dapat beresiko. Bila bunda menyusui hadapi indikasi kehilangan cairan tubuh, semacam merasa haus, pusing, lemas, letih, mulut kering serta yang lain, disarankan lekas membatalkan puasa dengan konsumsi air ataupun cairan yang memiliki elektrolit untuk merehidrasi badan.

Oleh sebab itu, diajarkan untuk meng-konsumsi cairan seperlunya saat sahur serta pula berbuka puasa unutk mengganti cairan yang kurang saat berpuasa.

c. Mencatat, serta mengukur nutrisi santapan serta minuman yang disantap sepanjang puasa

Mencatat santapan serta minuman yang disantap sepanjang berpuasa, bisa menolong mengukur nutrisi serta cairan yang disantap. Riset menampilkan kalau sepanjang berpuasa isi potasium, magnesium, serta zinc yang tercantum di dalam ASI bisa menurun. Siasatilah dengan konsumsi makanan yang memiliki ketiga nutrisi tersebut, ataupun dapat meningkatkan suplemen.

d. Rehat yang Cukup

Buat melindungi energi serta penciptaan ASI sepanjang bunda menyusui melaksanakan ibadah puasa sempatkan waktu buat tidur siang. Sebab salah satu metode buat melindungi kesehatan badan serta melindungi kualitas ASI merupakan dengan istirahat yang cukup. Bunda menyusui dianjurkan buat senantiasa beraktifitas di pagi hari serta sore hari. Dikala siang hari bunda menyusui hendaknya istirahat sepanjang 60 menit dengan tidur.

e. Pompa serta susui semaksimal mungkin dapai dilakukan di malam hari

Mungkin penciptaan ASI hendak menurun di siang hari. Oleh sebab itu manfaatkan malam hari buat memompa ASI serta menyusui semaksimal bisa jadi. Stok ASI perah bisa digunakan di siang hari.

f. Berhentilah puasa apabila Ibu merasa sangat perlu menghentikannya

Jangan memaksakan puasa apabila sudah tidak mampu, ataupun merasa takut dengan kesehatan diri sendiri ataupun sang anak. Bagaimanapun, puasa untuk ibu menyusui dapat digantikan dengan fidyah maupun puasa di hari- hari yang lain.

Referensi

Chakravarty, C.( 2018). 5 Useful Panduan To Make Fasting While Breastfeeding Easy. MomJunction. Retrieved 19 April 2018, from http:// www. momjunction. com/ articles/ tips- to- make- fasting- easier- while- breastfeeding_00119775/#gref

Fasting during Breastfeeding- Impact, Safety and Panduan.( 2018). FirstCry Parenting. Retrieved 19 April 2018, from http:// parenting. firstcry. com/ articles/ fasting- during- breastfeeding- impact- safety- and- tips/

Rashid, H.( 2007). Ramadan Fasting And Breast Milk. Breastfeeding Medicine, 2( 1), 59- 60. http:// dx. doi. org/ 10. 1089/ bfm. 2006. 0021