Cara Mengatasi Keputihan Saat Hamil

Cara Mengatasi Keputihan Saat Hamil

Prodi Kebidanan Alma Ata – Tubuh perempuan akan mengalami bermacam perubahan dikala hamil. Salah satunya, meningkatnya jumlah keputihan. Walaupun tidak selalu beresiko, keputihan saat hamil penting untuk diperhatikan.

Dalam keadaan normal, keputihan bercorak bening ataupun putih susu, cenderung encer, serta sedikit berbau. Sedangkan yang tidak wajar, pada biasanya bercorak hijau maupun kekuningan, menggumpal mirip keju, memiliki bau amis ataupun asam yang menusuk, dan kemerahan serta rasa gatal. Keputihan tipe ini sangat kerap akibat peradangan jamur Candida albicans. Berikut Metode buat menanggulangi keputihan dikala berbadan dua:

1. Pastikan Kamu Cuci Tangan Saat sebelum Memegang Zona Kewanitaan

Salah satu metode menanggulangi keputihan dikala hamil adalah memastikan Kamu melindungi kebersihan tangan saat sebelum memegang zona Miss V.

Perihal ini demi menghindari masuknya peradangan melalui tangan yang kotor. Mencuci tangan Kamu kala hendak mensterilkan zona Miss V.

2. Hindari Mencuci Vagina

Cuci Miss V( douching) dikala hamil tidak dianjurkan. Kegiatan mencuci Miss V ini bisa mengusik penyeimbang kuman di dalam Miss V. Keputihan juga dapat terus menjadi parah.

3. Pakai Baju yang Meresap Keringat

Metode menanggulangi penyakit ini pada bunda hamil selanjutnya merupakan dengan memakai baju yang meresap keringat. Jangan pula mengenakan celana ketat berbahan sintetis sebab hendak membuat zona kewanitaan terus menjadi lembap. Walhasil, keputihan dapat terus menjadi parah.

4. Mengkonsumsi Santapan yang Sehat Terutama yang Baik buat Kesehatan Kewanitaan

Santapan tertentu, semacam tempe, bawang- bawangan, pisang, serta yoghurt, dapat menolong melindungi pH organ kewanitaan supaya senantiasa normal. Dengan pH Miss V yang sempurna, kuman baik ataupun flora wajar di Miss V hendak berfungsi positif.

Kebalikannya, bila pH Miss V tidak sempurna, flora wajar yang terdapat di Miss V dapat jadi bumerang. Santapan yang besar gula, semacam kue manis, santapan kilat saji ataupun santapan kaleng butuh dihindari. Butuh diingat kalau gula jadi sumber santapan untuk kuman di wilayah kewanitaan.