AKSI ASI EKSKLUSIF OLEH MAHASISWA KEBIDANAN

AKSI ASI EKSKLUSIF OLEH MAHASISWA KEBIDANAN

ASI eksklusif yaitu pemberian hanya ASI kepada bayi sejak lahir sampai berusia 6 bulan. ASI Eksklusif adalah bayi hanya diberi ASI selama 6 bulan tanpa tambahan makanan (pisang, bubur susu, biscuit, bubur nasi, nasi tim, dll) maupun cairan (susu formula, air jeruk, madu, air teh, air putih dll) kecuali vitamin, mineral dan obat.Pencapaian 6 bulan ASI Eksklusif bergantung pada keberhasilan inisiasi dalam satu jam pertama. ASI Eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan, bersamaan dengan pemberian makanan pendamping ASI dan meneruskan ASI dari 6 bulan sampai 2 tahun, dapat mengurangi sedikitnya 20,00% kematian anak balita.

Dosen Prodi D3 Kebidanan Universitas Alma Ata dengan mahasiswa melakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa AKSI ASI eksklusif pada 17 Desember 2017. Pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk memberikan edukasi terkait dengan pentingnya pemberian ASI Eksklusif karena banyaknya bayi yang tidak diberikan ASI secara Eksklusif dengan alasan sibuk bekerja sebagai buruh pabrik. Sehingga di harapkan ibu hamil yang mengikuti kegiatan penyuluhan ASI eksklusif dapat memahami tentang pentingnya pemberian ASI Eksklusif kepada bayinya dan Terlaksananya pemberian ASI Eksklusif kepada bayinya.

Acara dilakukan pada siang hari dengan door to door dengan menghadiri 10 rumah ibu yang memiliki bayi 0-2 tahun di Desa Argodadi, Sedayu Bantul . terlaksana dengan baik dan mendapatkan antusias warga dengan baik dan berharap lebih sering mengadakan pemberian edukasi secara intensif pada pihak- pihak yang bepengaruh dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Penyuluhan ini bertujuan untuk Mengenalkan pentingnya pemberian ASI Eksklusif karena banyaknya bayi yang tidak diberikan ASI secara Eksklusif dengan alasan sibuk bekerja sebagai buruh pabrik.

Dalam pelaksanaan penyuluhan ASI eksklusif ibu yang mengikuti kegiatan sangat antusias dan banyak yang memberikan pertanyaan seputar masalah-masalah pemberian ASI ketika bekerja. Dalam kegiatan ini memberikan ruang pada ibu – ibu untuk sharing kegelisahan yang ibu alami dalam pemberian ASI , sehingga kegelisahan ibu terjawab dan teratasi. Kegiatan ini diharapkan agar dilakukan secara rutin, karena dapat memberikan pengaruh baik untuk ibu dalam pemberian ASI eksklusif.