Webinar MANAJEMEN BENCANA : PENGELOLAAN INFORMASI, PENGORGANISASIAN DAN PERAN PEMERINTAH

Webinar MANAJEMEN BENCANA : PENGELOLAAN INFORMASI, PENGORGANISASIAN DAN PERAN PEMERINTAH

Seperti yang sudah kita ketahui bersama, bahwa Negara Indonesia masih dihantui oleh kehadiran COVID-19, segala upaya telah dilakukan oleh Pemerintah untuk menekan angka pandemic ini. Situasi ini merupakan tantangan bagi setiap kalangan, terutama tenaga kesehatan. Melihat fenomena  ini Himpunan Mahasiswa Administrasi Rumah Sakit Universitas Alma Ata Yogyakarta mengadakan Webinar Nasional yang bertemakan “MANAJEMEN BENCANA : PENGELOLAAN INFORMASI, PENGORGANISASIAN DAN PERAN PEMERINTAH” untuk berbagi ilmu mengenai bagaimana mengelola informasi yang baik di tengah pandemi serta pengorganisasian dan memanajemen bencana pada kondisi pandemic Covid-19 ini.

 

Tepat pada tanggal 14 Juli 2020 Webinar Nasional diselenggarakan, jumlah peserta yang mengikuti berdasarkan pada kuota yang telah di tetapkan sebanyak 200 orang, begitu antusiasnya peserta dalam mengikuti Webinar Nasional yang diselenggarakan oleh HIMAARS UAA hingga tim penyelenggara membuka kembali pendaftaran kedua dengan kuota sebanyak 100 orang.

Webinar Nasional berlangsung selama 4 jam ini dipandu oleh salah satu mahasiswi Administrasi Rumah Sakit Universitas Alma Ata Yogyakarta yaitu Defri Fitriya Nengsih Selaku Moderator dalam Webinar Nasional ini dengan pembicara yang berasal dari Kepala Dinas Kabupaten Lombok Utara dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bantul Yogyakarta serta salah satu dosen prodi Administrasi Rumah Sakit Universitas Alma Ata Yogyakarta .

Webinar Nasional ini dimulai pada pukul 08.00 WIB diawali dengan sambutan oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Alma Ata Yogyakarta yaitu ibu Esti Nurwanti, RD,MPH,Ph.D dan kemudian dilanjutkan pemberian sambutan oleh bapak Kepala Prodi S1 Administrasi Rumah Sakit Universitas Alma Ata Yogyakarta yaitu dr. Choirul Anwar, M.kes serta pengenalan narasumber oleh moderator yang selanjutnya masuk pada sesi pembahasan setiap materi oleh masimg-masing narasumber.

Dimulai dari bapak Kepala Dinas Lombok Utara yaitu bapak dr. H. L. Baharudin yang memberikan materi mengenai “Prosedur manajemen Bencana Organisasi dan Tanggung jawab”. Pada materi ini beliau menjelaskan bahwa dalam menghadapi bencana ada beberapa tahapan yang harus dilakukan dimulai dengan tahapan antisipasi, penanganan, dan rehabilitasi. Dimana setiap tahapan dilakukan dengan strategi yang tepat hingga terwujudnya tujuan yang diinginkan yaitu meredanya suatu bencana. Kemudian dilanjutkan oleh narasumber kedua yaitu Drs. Dwi Daryanto,M.Si selaku Kepala Pelaksana BPBD kabupaten Bantul yang pada kesempatan ini akan memberikan materi mengenai “Pengelolaan data dan Informasi Bencana”, dimana dalam penjelasan beliau bisa ditarik kesimpulan bahwa pada saat status keadaan darurat diaktifkan hal yang paling berperan penting adalah fungsi komando.

Selanjutnya Narasumber ketiga yang merupakan dosen sekaligus Koordinator Kemahasiswaan Prodi S1 Administrasi Rumah Sakit dan Koordinator Kemahsiswaan Fakultas Kesehatan Universitas Alma Ata Yogykarta yaitu R. Jaka Sarwadhamana, S.Kep., Ns., MPH menyampaikan materi mengenai “Analisis Kapasitas Adaptasi dan Kerentanan Bencana”, dan dapat ditarik kesimpulan bahwa risiko dari suatu bencana terjadi ketika adanya kerentanan yang dibarengi dengan ancaman dan dibandingkan dengan kapasitas dalam menghadapi suatu bencana, hal ini berarti ketika individu atau sekelompok masyarakat yang mengalami bencana memiliki kapasitas dalam penanganan maka hal ini akan memperkecil risiko bencana tersebut.

Ketiga materi yang disampaikan oleh narasumber tentunya tidak lepas dari pandangan mengenai COVID-19 di negeri pertiwi ini, dimana tim komando menjadi garda terdepan disetiap kabupaten dalam pencegahan COVID-19 dan tentunya hal ini merupakan salah satu indikator dalam tahapan antisipasi serta penanganan bencana, kemudian kelompok masyarakat dengan perekonomian menengah keatas bisa memperkecil risiko di tengah pandemic covid-19 ini, dimana mereka memiliki kapasitas dalam beradaptasi, sementara masyarakat dengan perekonomian menengah kebawah mengalami kesulitan dalam beradaptasi sehingga hal ini menuntut pemerintah melakukan screaning masyarakat yang terdampak pandemi satu ini.

Webinar Nasional yang diselenggarakan ini memilih Microsoft Teams sebagai media penghubung, peserta juga dibekali dengan tutorial penggunaan Microsoft Teams oleh tim penyelenggara.

Link sertifikat peserta dapat diakses melalui :

https://drive.google.com/folderview?id=14E21eYHopBVKTBY07laYcMY1iChbtS4V

 

Oleh : R. Jaka Sarwadhamana, S,Kep., Ns., MPH

Defri Fitria Nengsih

Jaka.sarwadhamana@almaata.ac.id

 

md5 decrypt - md5