Hal-hal yang Perlu di Waspadai ketika Anak Isolasi Mandiri di Rumah

Hal-hal yang Perlu di Waspadai ketika Anak Isolasi Mandiri di Rumah

Prodi Kebidanan Alma Ata – Infeksi virus Corona, atau yang dikenal juga dengan sebutan COVID-19, merupakan penyakit yang menyerang sistem pernapasan. Penderita COVID-19 sejauh ini kebanyakan adalah orang dewasa. Namun, kasus pada anak-anak juga telah dilaporkan, termasuk pada balita. Tak hanya pada orang dewasa, virus ini juga cepat menular pada anak-anak. Adapun gejala-gejala infeksi COVID-19 antara lain :

  1. Demam
  2. Batuk
  3. Pilek
  4. Nyeri tenggorokan
  5. Sakit kepala
  6. Mual/muntah
  7. Diare
  8. Lemas
  9. Sesak nafas

Gejala COVID-19 pada anak cenderung ringan seperti pilek biasa, atau bahkan bisa tanpa gejala. Hal ini diduga karena pada anak-anak, kelenjar timus yang terlibat dalam sistem imun tubuh masih bekerja secara maksimal. Oleh karena itu mayoritas anak yang terinfeksi COVID-19 cukup mendapatkan perawatan dan isolasi mandiri dirumah. Saat anak melakukan isolasi mandiri dirumah, selain harus melakukan protokol yang dianjurkan, keluarga juga harus terus memantau keadaan anak jika sewaktu-waktu anak mengalami tanda bahaya. Berikut tanda bahaya yang perlu diwaspadai orang tua saat anak isolasi mandiri dirumah :

  1. Anak banyak tidur
  2. Napas cepat
  3. Ada cekungan di dada, hidung kembang kempis
  4. Saturasi oksigen <95%
  5. Mata merah, ruam, leher bengkak
  6. Demam lebih dari 7 hari
  7. Kejang
  8. Tidak bisa makan dan minum
  9. Mata cekung
  10. Buang air kecil (BAK) berkurang
  11. Terjadi penurunan kesadaran.

Apabila pada saat isolasi mandiri dirumah anak mengalami salah satu gejala di atas, maka anak harus segera dibawa ke Rumah Sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

 

Sumber         : Buku Diary Panduan Isolasi Mandiri Anak (IDAI, 2021)

Editor            : Arantika Meidya P, S.ST., M.Kes