Protecting Vulnerable Population from The Impact of COVID-19 menjadi Topik Bahasan APHNI Symposium II Prodi Kebidanan

Protecting Vulnerable Population from The Impact of COVID-19 menjadi Topik Bahasan APHNI Symposium II Prodi Kebidanan

Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Alma Ata, Sukses Menggelar acara ASIA PACIFIC PARTNERSHIP ON HEALTH AND NUTRITIONAL IMPROVEMENT (APHNI) II Symposium dengan Tema “Mitigating The Impact of Covid-19: The Role of Health Care Profesisonals” pada hari Selasa, 20 Oktober 2020 di Universitas Alma Ata Yogyakarta yang dilakukan secara daring/online (Zoom). Pada sesi Symposium ini, Diskusi terkait Kebidanan terdapat di sesi 2 dengan topik “Protecting Vulnerable Population from The Impact of COVID-19” dan terdapat Tiga Speaker yaitu Lyndsay Goss, MSN, RN, CNE (Southern New Hampshire University, USA), Chiraporn Worawong, PhD, MNS, RN (Boromarajonani College, Thailand) dan Dr. Sang-Arun Isaramalai (Prince of Songkla University, Thailand).

Pada Kesempatan tersebut disampaikan oleh Dr. Chiraporn (Thailand), bahwa Perubahan Sistem fisik dan kekebalan tubuh selama dan setelah kehamilan harus diperhitungkan. Sangat penting bahwa semua perempuan/ibu memiliki akses untuk kelahiran yang aman, rangkaian perawatan antenatal dan postnatal, termasuk tes skrining menurut pedoman nasional dan terstandar, terutama di saat pandemi, di mana akses layanan bagi ibu hamil, ibu bersalin, dan ibu menyusui terkena dampak negatif. Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh bidan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada ibu dan anak adalah dengan melakukan skin to skin (ibu dan bayi)/IMD dan tetap memberikan ASI eksklusif.