Webinar HIMABI Menyambut Ramadhan = “Mendidik Si Kecil Untuk Berpuasa”

Webinar HIMABI Menyambut Ramadhan = “Mendidik Si Kecil Untuk Berpuasa”

HIMPUNAN MAHASISWA KEBIDANAN (HIMABI) UNIVERSITAS ALMA ATA MENYAMBUT RAMADHAN DENGAN KEGIATAN WEBINAR

“MENDIDIK SI KECIL UNTUK BERPUASA”

Prodi Kebidanan Alma Ata – Dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan, Divisi keagamaan Himpunan Mahasiswa Kebidanan (HIMABI) Universitas Alma Ata mengadakan program pengabdian masyarakat dengan tema “Ramadhan Series:Tetap Sehat Dan Produktif Selama Berpuasa”. Salah satu kegiatan yang sudah dilaksanakan yaitu kegiatan webinar series ke-4 dengan tema Mendidik si Kecil untuk Berpuasa yang diselenggarakan pada Hari Rabu, tanggal 20 April 2022 kemarin.

Kegiatan ini diisi oleh dua narasumber, yaitu Ibu Ratih Devi Alfiana, M.Keb, dan Ibu Arantika Meidya Pratiwi, M.Kes, selaku dosen S1 Kebidanan Universitas Alma Ata. Dalam pemaparannya yang bertemakan “Waktu yang Tepat untuk Mengajarkan Si Kecil Berpuasa”, Ibu Ratih Devi Alfiana, M.Keb, menyampaikan bahwa untuk mengajarkan anak belajar berpuasa bisa dimulai sejak dini yaitu di usia 4-5 tahun. Beberapa hal yang harus diperhatikan yakni memastikan si kecil dalam kondisi sehat dan gizi baik. Selain itu, bisa melakukan puasa secara bertahap, mulai dari puasa 6 jam, 9 jam, dan seterusnya.

Sementara itu, Ibu Arantika Meidya Pratiwi, M.Kes, melalui materi yang dipaparkan dengan tema “Tips Puasa Menjadi Menyenangkan dan Menu Sehat untuk si Kecil Selama Berpuasa” menekankan bahwa tips agar anak memiliki pengalaman yang menyenagkan saat berpuasa yaitu; memberikan pemahaman dan keutamaan berpuasa, melatih anak berpuasa secara bertahap, melibatkan anak untuk menyiapkan menu buka dan sahur, memberikan apresiasi kepada anak yang berpuasa. Sedangkan menu makan yang baik untuk si kecil saat berpuasa yaitu bisa diawali dengan makanan yang ringan, atau bisa menggunakan prinsip makanan seimbang pada isi piringku (2/3 makanan pokok, 1/3 lauk pauk yang mengandung protein, 2/3 berisi sayuran, 1/3 berisi buah).

Sebagai tambahan informasi, kegiatan  webinar yang berjalan selama kurang lebih 1,5 jam ini diikuti oleh 53 peserta yang berasal dari berbagai kalangan mulai mahasiswa, kalangan umum yaitu orang tua yang memiliki anak usia dibawah 7 tahun, serta tenaga kesehatan.