MENJAGA KEBUGARAN SELAMA MASA KARANTINA DITENGAH SITUASI PANDEMIK COVID-19

MENJAGA KEBUGARAN SELAMA MASA KARANTINA DITENGAH SITUASI PANDEMIK COVID-19

MENJAGA KEBUGARAN SELAMA MASA KARANTINA DITENGAH SITUASI PANDEMIK COVID-19

Oleh: Dr. Arif Sabta Aji, S.Gz

Wabah penyakit infeksi Covid-19 atau Corona Virus Disease 2019 yang terjadi di Indonesia membuat seluruh masyarakat menjadi hati-hati atau berpikir ulang untuk melakukan kegiatan di luar rumah. Kondisi ini membuat semua pekerjaan dan keperluan yang biasa dilakukan setiap harinya harus tertunda dan terganggu. Banyak pekerja dan murid melakukan pekerjaan dari rumah (work from home) sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan. Sebelumnya kita banyak menghabiskan waktu kita, kurang lebih 8-12 jam, di luar rumah karena sibuk kerja dan sekolah, namun sekarang kita harus menghabiskan waktu paling banyak di rumah karena menerapkan physical distancing untuk mencegah semakin banyaknya penyebaran infeksi virus. Covid-19 bisa menular melalui droplet atau tetesan saat kita batuk/bersin dan menempel disebuah permukaan atau benda, kemudian tetesan itu disentuh oleh orang sehat, orang tersebut lalu menyentuh mata, hidung, atau mulut mereka, jika tetesan tersebut dihirup oleh seseorang ketika berdekatan dengan yang terinfeksi Covid-19 maka akan menimbulkan gejala-gejala seperti demam, batuk, dan sesak nafas. Covid-19 memiliki masa inkubasi kurang lebih 14 hari yang berarti selama waktu tersebut Covid-19 baru mengeluarkan gejala dan membuat sakit si penderita.

Selama melakukan physical distancing dengan lebih banyak melakukan rutinitas di dalam rumah menyebabkan masyarakat mengalami perubahan aktifitas dan berkurangnya ruang gerak yang sebelumnya dilakukan dalam kegiatan sehari-hari. Mau tidak mau kita harus tetap aktif selama tinggal di rumah untuk menghindari berbagai macam efek yang dapat ditimbulkan seperti rasa bosan, gaya hidup sedentary, kenaikan berat badan, dll. Berbagai macam cara untuk kita tetap aktif selama di rumah adalah

  1. Olahraga indoor

Berbagai macam varian olahraga di rumah sangat mudah dijumpai di YouTube. Tetap melakukan olahraga setiap hari dapat menjaga kebugaran tubuh kira dan membentuk fleksibilitas, kekuatan, dan pengaturan nafas, serta mengurangi rasa sakit fisik. Anda bisa melakukan Yoga sebagai pilihan olahraga di rumah. Yoga memberikan Gerakan-gerakan yang lebih simple dan tidak terlalu menguras banyak waktu dan cenderung lebih masuk ke dalam kategori low-moderate level aktifitas fisik.

Selain yoga, ada berbagai macam jenis pilihan olahraga yang bisa dilakukan di dalam rumah. Diantaranya adalah jogging, aerobic, lompat tali, menari, dan olahraga yang berhubungan dengan pemanfaatan alat gym. Jika kalian memiliki dumbbell, treadmill, dan alat gym lainnya bisa banget dimanfaatkan untuk latihan. Aerobic dan menari menjadi alternative olahraga yang menyenangkan. Biar tidak bosan ajak semua keluarga di rumah untuk ikut latihan bersama-sama setiap harinya. Lakukanlah selama 30-60 menit minimal 3-4 kali per minggu.

  1. Selalu bersih-bersih rumah setiap hari

Dengan melakukan kegiatan bersih-bersih rumah setiap hari, kita tidak hanya meminimalkan risiko penyebaran infeksi covid-19, tetapi juga menjadikan tubuh kita lebih aktif lagi daripada menghabiskan waktu lebih banyak untuk duduk dan nonton TV. Jalan keliling rumah dengan memberishkan rumah dan memindahkan perabot rumah tangga menjadi alternative aktifitas yang paling murah dan efektif. Untuk menambah keseruah aktifitas ini, ajaklah seluruh keluarga dan anak-anak anda untuk ikut serta dalam kegiatan ini.

  1. Melakukan permainan dengan keluarga

Bermain dengan anak-anak dan keluarga selama masa social distancing menjadi salah satu alternative untuk tetap bergerak. Lakukanlah berbagai macam permainan seperti main kartu, petak umpet, uno, dll. Kegiatan tersebut bisa merangsang system motoric dan kognitif anak-anak untuk tetap bugar dan tidak bosan di rumah. Banyak permainan game jadul yang dulu mungkin pernah kita lakukan sewaktu masa anak-anak bisa dilakukan kembali sembari mengenang kenangan masa kecil dengan keluarga.

  1. Memasak

Buat ibu-ibu pekerja yang sebelumnya hanya bisa memasak saat akhir pekan saja, sekarang waktunya untuk bereksperimen di dapur. Banyak waktu luang untuk melakukan kegiatan yang diinginkan selama proses social distancing ini menjadi kesempatan buat ibu yang sibuk berkerja setiap hari untuk bisa memasak setiap hari. Gerakan saat proses mengolah makanan seperti menguleni adonan, memotong sayuran, berdiri, dan memindahkan peralatan masak memberikan getakan aktif ke tubuh kita agar tetap buagar setiap hari. Selain itu, hal ini menjadi salah satu kegaitan yang memberikan rasa nyaman, meskipun belum tentu hasil dari masakan tadi memiliki nilai cita rasa yang diharapkan. Nikmatilah prosesnya bersama keluarga kecil kalian untuk menikmati situasi saat ini yang dapat membebani kesehatan mental kita.

Lakukanlah contoh kegiatan di atas mulai dari sekarang. Jika anda kreatif, bisa menambahkan cariasi lain sesuai dengan keinginan dan kebutuhan anda. Patuhi terus protocol pencegahan COvid-19, yaitu dengan melakukan social/physical distancing, wash your hand, dan menjaga kebersihan lingkungan di rumah anda.